Ibrahimovic Akhirnya Jadi Top Skor Swedia Sepanjang Masa

Ibrahimovic Akhirnya Jadi Top Skor Swedia Sepanjang Masa

Bomber LA Galaxy, Zlatan Ibrahimovic, sebelumnya menyamai raihan goal legenda Swedia, Gunnar Nordahl, dengan 513 goal. Dia pada akhirnya melewati rekor itu usai menyarangkan goal pembuka kontra Portland Timbers, Minggu waktu setempat (31/3/2019).

Zlatan Ibrahimovic catatkan raihan top skor sepanjang waktu Swedia dengan gemilang yaitu menyarangkan 2 goal serta salah satu diantaranya lewat penalti panenka.

Bersama 2 golnya, membikin Zlatan Ibrahimovic menjadi striker tertajam yang di miliki Swedia. Namun begitu, Ibrahimovic tetap terpaut dengan raihan goal dari pemain-pemain sekarang kayak Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi.

Mengoleksi 515 goal, Ibrahimovic tetap terpaut di belakang Lionel Messi yang sudah menyarangkan 685 goal serta Cristiano Ronaldo bersama 700 goal.

Eks penyerang PSG serta Manchester United ini berlaga di dalam laga pembuka Major League Soccer di awal Maret serta menyarangkan goal dalam kemenangan 2-1 vs Chicago Fire.

Namun cedera tendon Achilles membikin ujung tombak berumur 37 tahun tak bisa main pada pertandingan berikutnya hingga dipaksa menanti sampai menghadapi Portland Timbers guna memastikan dirinya menjadi top score sepanjang waktu Swedia.

Tapi, ujung tombak yang pernah main di Italia ini pulang tepat waktu guna memimpin kesebelasannya mendapat hasil positif vs Portland Timbers serta menghantarkan ke pucuk klasemen Negara Barat.

Musim kemarin Ibrahimovic menyarangkan 22 goal di dalam 27 laga buat LA Galaxy namun tak dapat membawa LA Galaxy sukses.

Mateo Musacchio Tak Sabar Hadapi Inter Milan di Derby della Madonnina

Mateo Musacchio Tak Sabar Hadapi Inter Milan di Derby della Madonnina

Grande Partita AC Milan melawan Inter Milan bakal tersaji di dalam lanjutan Serie A, Senin (18/3) jam 02. 30 WIB. Jelang pertandingan Derby della Madonnina ini, pemain bertahan AC Milan, Mateo Musacchio, mengakui sudah tidak sabar. Ia optimistis timnya bakal mendapat pencapaian baik.

“Ini minggu yang mengesankan, ” kata Mateo Musacchio pada Sky Sport Italia seperti dilansir dari Football Italia. “Kami sudah lama bersiap buat pertandingan itu. Laga derbi berbeda dari laga-laga lainnya. ”

Pemain bertahan AC Milan berusia 28 tahun ini paham persis arti vital Derby della Madonnina kali ini. Di samping pertaruhan gengsi, laga nanti jua bakal menjadi penentuan tempat pada klasemen sementara Serie A. Sekarang, ke 2 tim terpaut 1 angka. Tim yang dijuluki I Rossoneri ada pada tempat ketiga dengan 71 angka, sementara Inter Milan di bawahnya dengan 70 angka.

“Kami paham harus menjuarai laga nanti. Bukanlah cuma demi gengsi, melainkan jua buat tempat di klasemen, ” kata Mateo Musacchio lagi. “Aku tidak takut pada siapa saja. Kami hadir dari kondisi yang lain. Tapi, di partai derbi, hal itu tidak memiliki pengaruh. ”

Hal yang membikin pemain bertahan AC Milan dari Argentina ini optimistis, pasukan Gennaro Gattuso memperlihatkan penampilan bagus. Secara spesial, ia menyoroti jantung pertahanan yang ditempatinya.

“Kami memburu tempat ke 3. Kami sudah mendapatkan keseimbangan pada barisan defensif. Kebobolan cuma sedikit gol sangatlah vital dan kami mau melanjutkan hal itu, ” cetus Mateo Musacchio.

Bima Sakti Secara langsung Rencanakan Pemusatan Latihan Timnas

Bima Sakti resmi diangkat Komite Eksekutif PSSI menjadi manajer timnas (timnas) Indonesia buat menembus turnamen Piala AFF 2018.

Memberikan tanggapan hal tersebut, Bima Sakti menjelaskan bakal segera merencanakan agenda pemusatan pelatihan untuk tim nasional Indonesia.

“Awal November nanti team saya bakal balik lagi menjalani pemusatan pelatihan menyambut berlaga di Piala AFF 2018, ” katanya diberitakan BolaSport. com melalui situs web PSSI.

Juru tak-tik dari Balikpapan ini berterima kasih pada PSSI yang sudah mempercayakan dirinya buat mengendalikan kesebelasan senior.

“Terima kasih pada PSSI yang sudah memberi kepercayaan pada saya menjadi manajer tim nasional Indonesia, ” jelasnya.

Pada keputusan itu, Bima Sakti sebagai pengganti fungsi Luis Milla yang tak diperpanjang kesepakatan kontraknya buat menakhodai timnnas.

Di dalam gelaran Piala AFF 2018, Indonesia masuk ke pada Grup A bareng Singapura, Timor Leste, Thailand, serta Filipina.

Indonesia bakal melawan pertandingan pertama melawan tuan rumah Singapura di Jumat (9/11/2018).

Bendera Persib Berkibar pada Laga Testimoni untuk Kosin

Bendera Persib Bandung terlihat berkibar di pertandingan perpisahan Sinthaweechai Hatharaitanakool alias Kosin pada Stadion Municipality Suphanburi, Thailand.

Sinthaweechai ‘Kosin’ Hatharaitanakool mengambil keputusan buat gantung sepatu dari tim nasional Thailand usai mengabdi sepanjang 14 musim.

Karena bantuannya bareng tim Changsuek, Kosin diberi penghormatan dengan Federasi Sepak Bola Thailand (FAT).

Penghormatan ini diberi di kala tim nasional Thailand menjalani pertandingan friendly vs Trinidad & Tobago di Stadion Municipality Suphanburi, Minggu (14/10).

Suporter tim nasional Thailand sepertinya antusias buat melihat pertanding

an perpisahan itu.

Hal tersebut dibuktikan via penuhnya Stadion Municipality Suphanburi di kala pertandingan bergulir.

Menariknya, melalui sekian banyak spanduk yang dimainkan, nampak tersedia bendera Persib yang berkibar pada kamp tim Liga Thailand, Suphanburi FC ini.

Itu diketahui via foto yang upload dengan akun Facebook atas nama Analayo Korsakul.

“Terima kasih Kosin, Bobotoh Persib Bandung, ” klaim spanduk itu.

Menurut diketahui, Kosin sudah memperkuat Persib di kampanye musim 2006 hingga 2009.

Penjaga gawang Suphanburi FC ini pernah didaulat jadi leader Persib.

Sejak kala itu, Kosin tampak seperti memiliki posisi tersendiri di hati para bobotoh, fan Persib.